Sabtu, 05 Mei 2012

PENGEMBANGAN ORGANISASI


PENGEMBANGAN ORGANISASI

Karakteristik pengembangan organisasi :
  1. Terencana pengembangan organisasi adalah pendekatan berdasarkan data terhadap perubahan yang melibatkan semua unsur yang ada dalam perencanaan manajerial
  2. Berorientasi masalah pengembangan organisasi berupaya menerapkan teori & penelitian dari sejumlah disiplin ilmu
  3. Mencerminkan pendekatan sistem pengembangan organisasi adalah pendekatan sistematik dan sistemik
  4. Merupakan bagian integral dari proses manajemen pengembangan organisasi bukanlah sesuatu yang dilakukan terhadap organisasi oleh pihak luar
  5. Pengembangan organisasi bukan strategi mapan pengembangan organisasi adalah proses yang berkelanjutan yang berlangsung terus menerus
  6. Berfokus pada peningkatan pengembangan organisasi menekankan meningkatkan
  7. Berorientasi tindakan fokus pengembangan organisasi adalah penyelesaian dan hasil
  8. Berdasarkan teori & praktek yg sehat

Diagnosis masalah yg timbul & mungkin mencakup upaya pengumpulan informasi yang mencerminkan tingkat keefektifan organisasi. Masalah harus didiagnosis & manajer dapat melakukan analisis dengan mempertimbangkan :
  • apa masalah sebenarnya
  • apa yang harus diubah untuk memecahkan masalah
  • apa hasil yang diharapkan
  • bagaimana mengukur hasil itu

Langkah terakhir proses pengembangan organisasi adalah pengambilan keputusan tentang prosedur evaluasi dengan menata prosedur yang bersifat eksperimental yaitu hasil akhir perlu ditetapkan secara operasional & pengukuran dilakukan, sebelum dan sesudah, dalam organisasi yang melakukan pengembangan.

Langkah-langkah model evaluasi dlm program pengembangan organisasi :
1. Menetapkan tujuan program
2. Menguraikan aktivitas yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan
3. Mengukur hasil program
4. Menetapkan batas dasar untuk membandingkan perubahan
5. Mengendalikan faktor luar, lebih baik melalui penggunaan kelompok kendali
6. Mendeteksi konsekuensi yang tidak diantisipasi

PROSES SOSIALISASI DAN KARIER


PROSES SOSIALISASI DAN KARIER

Melalui proses sosialisasi & pengembangan karier kepentingan individu dan organisasi diidentifikasikan & dikonfrontasikan. Sosialisasi mengutamakan kepentingan organisasi. Pengembangan karier mengutamakan kepentingan individu salah satu teori tentang pilihan karier yaitu oleh Holand bahwa orang memilih karier yang sesuai dengan jenis kepribadian mereka, dan ada hubungan pasti antara jenis kepribadian tertentu dengan karakteristik bidang pekerjaan. Konsep karier didalam organisasi harus cukup luas untuk mencakup pola kehidupan kerja & nonkerja.

KARIER YANG EFEKTIF

Mencakup karakteristik prestasi, sikap, kemampuan beradaptasi dan identitas. Karakteristik keefisienan karier individu dapat dihubungkankan dengan kriteria keefektifan organisasi sejauh terdapat kesesuaian kriteria keefektifan individu & organisasi.

KARAKTERISTIK JALUR KARIER REALISTIK:

1.    Mencakup kemungkinan lateral & kebawah yang tidak terikat pada tingkat kemajuan normal
2.    Bersifat sementara & responsif terhadap perubahan kebutuhan organisasi

Proses sosialisasi organisasi berjalan selaras dengan tahapan karier, keselarasan tahapan pengembangan karier dengan proses sosialisasi memungkinkan pimpinan untuk melaksanakan praktek yang memperbesar peluang untuk mencapai kebutuhan bersama dari individu & organisasi praktek organisasi seperti perekrutan, seleksi, penempatan, promosi dan pemindahan, dapat menjadi bagian penting dari proses sosialisasi yang efektif jika pimpinan memikirkan dalam kaitannya dengan kebutuhan individu-individu & organisasi.

EVALUASI PRESTASI

Program Evaluasi Prestasi
 
- Skala Pengharkatan Grafik
Bentuk evaluasi dengan menggunakan skala yang dipakai pengharkat  untuk memeriksa kebenaran pengharkatannya
 
- Esei Deskriptif
  Evaluasi prestasi mengharuskan pengharkat untuk menguraiakan titik kekuatan dan kelemahan setiap pegawai yang diharkat. Semua prosedur ini sering menghasilkan kesalahan pengharkatan.

Kesalahan yang umum adalah :
1. Kelunakan dan kekauan pengharkat.
2. Efek halo
3. Kecondongan memusat
4. Peristiwa terakhir

Metode Untuk Memperkecil Masalah

Ada setidaknya tiga metode untuk memperkecil masalah, yaitu :
- Peniadaan istilah seperti rata-rata dalam skala
- Mengharuskan pengharkat untuk mengharkat sejumlah kecil individu
- Melatih pengharkat untuk mengenali kecenderungan kesalahan yang umum